March 4, 2021

Update Berita Teknologi

Informasi Seputar Hardware PC

Twitter Perluas Identifikasi Akun Lembaga Negara

twitter-perluas-identifikasi-akun-lembaga-negara

Twitter Perluas Identifikasi Akun Lembaga Negara – Twitter menginformasikan perluasan kebijakan identifikasi account berkenaan kelembagaan negara yang kini melibatkan bagian Group of Seven (G7), juga Indonesia di dalamnya. Kebijakan ini kelanjutan ketentuan yang sudah diterapkan pada Agustus 2020.

Twitter Perluas Identifikasi Akun Lembaga Negara

twitter-perluas-identifikasi-akun-lembaga-negara

windandwindows – Pada Agustus 2020, Twitter memperluas pelabelan account untuk dua kategori tambahan, yaitu jajaran account utama pejabat pemerintah dan account entitas media yang berafiliasi bersama negara. Dalam perluasan ini meliputi account lima negara bagian selalu Dewan Keamanan PBB.

Twitter lewat info formal menyebutkan kebijakan itu diperluas ke account formal negara G7, yang dijelaskan sebagai grup negara bersama ekonomi paling maju di dunia, ‘dan negara-negara lain di mana Twitter menginformasikan temuan operasi Info berkenaan negara’.

Negara-negara yang terlibat didalam perluasan kebijakan yaitu Kanada, Kuba, Ekuador, Mesir, Jerman, Honduras, Indonesia, Iran, Italia, Jepang, Arab Saudi, Serbia, Spanyol, Thailand, Turki, dan Uni Emirat Arab

Kategori account Twitter yang dilabeli didalam perluasan kebijakan ini yaitu account pejabat perlu pemerintah yang sudah diverifikasi. Ini juga menteri, entitas kelembagaan, duta besar, juru berkata resmi, dan pemimpin diplomatik.

“Saat ini, fokus utamanya adalah jajaran pejabat senior dan entitas yang mewakili suara formal dari negara berikut untuk urusan luar negeri,” tulis Twitter.

Kategori account lainnya yang bakal dilabeli yaitu account personal para pemimpin negara.

Twitter juga memperbarui teks dari label akun-akun pemerintahan bersama mengimbuhkan spesifikasi untuk membedakan pada account individu dan institusi, dan juga memperluas aplikasi label ke account personal para kepala negara untuk mengimbuhkan konteks yang lebih mengetahui bagi pengguna Twitter.

Untuk langkah selanjutnya, Twitter tengah mengupayakan mengaplikasikan label tambahan pada akun-akun media yang berafiliasi bersama negara didalam sebagian bulan mendatang. Pendekatan ini dijalankan secara terus menerus untuk memastikan hanya account relevan yang bakal terdampak kebijakan tersebut.

Tujuan

Fokus utama Twitter pejabat tinggi, para kepala negara, hingga institusi yang mewakili suara formal dari suatu negara. Menurut Twitter ini langkah perlu agar kala orang menyaksikan suatu account mendiskusikan isu geopolitik suatu negara, mereka mampu mengetahui konteks berikut dari sudut pandang nasional, dan lebih mengetahui perihal siapa yang mereka wakili.

Twitter juga fokus pada tim administrasi yang berada didalam pemerintahan tiap-tiap kepala negara yang menyuarakan perspektif kebijakannya di luar negeri.

Twitter bilang bersama mengklik label, bakal mengarahkan pengguna ke artikel yang menyebutkan perihal kebijakan ini dan merujuk ke Laporan Transparansi Twitter sebagai Info tambahan. Perusahaan media sosial asal Amerika Serikat ini juga bakal mengirimkan notifikasi saat sebuah account memperoleh label, dan amat mungkin pemilik account mengimbuhkan masukannya secara langsung.